UA-139161671-1

Aplikasi Bagus untuk Nelayan Tradisional

Aplikasi laut nusantara diklaim bisa meningkatkan pendapatan para nelayan. Dengan menggunakan teknologi tersebut diharapkan nelayan bisa sedikit sejahtera. Mereka diajak meninggalkan cara lama dan diminta melek terhadap teknologi.

Kepala Balai Riset dan Observasi Laut Kementerian Kelautan Perikanan I Nyoman Radiarta mengatakan, pemerintah ingin mengajak nelayan sedikit lebih maju. Di tengah perkembangan teknologi yang sangat pesat ini diharapkan mereka terkena dampak positifnya. “Nelayan diharapkan bisa memanfaatkan teknologi informasi,” katanya di Karangsong, Indramayu, Selasa 22 Januari 2019.

Saat ini kementerian kelautan dan perikanan telah meluncurkan aplikasi Laut Nusantara. Aplikasi itu diklaim bisa meningkatkan kesejahteraan para nelayan. Dia menambahkan, aplikasi tersebut bisa diunduh secara bebas lewat telefon pintar. Dengan memanfaatkan aplikasi ini para nelayan bisa mengetahui data-data perikanan. Aplikasi itu bisa diunduh secara cuma-cuma.

Nyoman menjelaskan, salah satu fitur yang bisa dimanfaatkan yakni soal daerah penangkapan ikan. Lewat aplikasi Laut Nusantara, nelayan bisa mengetahui di mana saja daerah laut yang banyak terdapat ikan. “Mereka bisa menentukan ikan berada di mana. Dengan begitu mereka bisa lebih mudah lagi menangkap ikan. Ini memanfaatkan fitur GPS,” ungkapnya.

Selain data-data soal perikanan, data soal cuaca juga bisa diakses oleh para nelayan. Sebelum mereka melaut bisa terlebih dahulu melihat prakiraan cuaca. Nyoman memastikan, data-data yang disajikan terus diperbaharui setiap jamnya untuk memastikan nelayan mendapatkan informasi terbaru. “Jadi nelayan bisa lebih waspada saat melaut,” ujar dia.

Nyoman menilai, aplikasi itu bisa sangat bermanfaat jika diterapkan di Indramayu. Sebab potensi perikanannya sangat besar dan terbuka lebar. “Untuk meningkatkan efisiensi dalam mencari dan menangkap ikan di laut,” tuturnya. Ke depan, diharapkan akan lebih banyak lagi nelayan Indonesia yang memanfaatkan aplikasi Laut Nusantara. Nelayan pun akan dibimbing jika masih awam dalam menggunakan aplikasi itu.

Dalam kesempatan sama, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Indramayu Hakim mengatakan, aplikasi itu khusus ditujukan untuk para nelayan terutama nelayan kecil. “Semoga bisa membuat sejahtera nelayan kecil di Indramayu,” katanya. Dia menambahkan, potensi perikanan di Indramayu sangatlah besar. Hingga saat ini saja ada sekitar 39.000 warga yang menggantungkan hidup dengan menjadi nelayan.

Saat ini, tinggal bagaimana mengajak nelayan untuk bisa melek teknologi. Hal itulah yang perlu disosialisasikan lebih jauh lagi kepada nelayan Indramayu. Sebab selama ini dalam mencari ikan para nelayan kecil belum memanfaatkan teknologi dan informasi. Hakim pun mendukung jika nelayan mau beralih menggunakan kecanggihan teknologi.

94 Dilihat